RESEP JAMU ASLI INDONESIA

Temukan aneka resep jamu asli Indonesia yang di tulis dengan lengkap dari mulai bahan baku hingga penggunannya

Google
 
CO.CC:Free Domain

Jumat, 15 Februari 2008

MEMBUAT BULU MATA INDAH DAN LENTIK

Bahan :
Teh bubuk secukupnya
Lidah buaya sepotong
Tulang daun sirih setangkai


Cara membuat :
Teh direbus dengan air bersih lalu embunkan satu malam.
Tulang daun sirih dipotong ujungnya lalu ditekan-tekan hingga keluar getahnya.
Kupas daun lidah buaya.


Cara menggunakan :
Gunakan cuttom bath yang telah di masukan dalam air teh lalu oleskan ke bulu mata dan tunggu hingga kering.
Tulang daun sirih yang telah ditekan (mengeluarkan lendir) tusukkan ke daging lidah buaya.
Getah sirih yang telah bercampur dengan lendir lidah buaya tersebut dioleskan ke bulu mata, lakukan selama 1-2 bulan niscaya bulu mata anda akan indah dan lentik.

BISUL

Bisul biasa timbul di pantat, pangkal paha, punggung dll. Penyebabnya karena darah kotor, darah yang tidak lancar, luka dalam, digigit serangga dll.

Gejalanya :
Bengkak menonjol pada kulit di dalamnya terdapat darah dan nanah.
Rasa pegal, kaku dan sakit

Bahan :
Asam kawak 20 gr
Garam dapur 10 gr
Minyak kelapa 1 sendok teh

Cara membuat :
Semua bahan dilumat jadi satu

Cara menggunakan :
Gunakan untuk mengkompres dan ulangi beberapa kali

CARA 2 :
Bahan :

Getah kamboja 1 sendok teh
Cara menggunakan :
Oleskan pada bisul tersebut.

CARA 3 :
Bahan :
Bawang putih 2 siung ditumbuk halus
Cara menggunakan :
Oleskan pada bisul tersebut niscaya bisul tidak
akan membesar

MENGHILANGKAN BULU KETIAK

Bulu ketiak yang tumbuh memang bukan penyakit, namun bagi wanita yang ingin tampil ok akan menjadi masalah besar.
Berikut akan kami berikan resep manjur cara merontokkan bulu ketiak.


Bahan :
Merica 10 butir
Kapur sirih secukupnya
Minyak tanah 1 sendok makan

Cara membuat :
Merica dan kapur sirih ditumbuk jadi satu kemudian dicampur dengan minyak tanah.

Cara menggunakan :
Gunakan kapas untuk mengoleskan pada ketiak, tunggu 5 menit maka bulu ketiak akan rontok dengan sendirinya.

Perhatian :
Ramuan ini jangan sampai kena rambut lainnya karena
bisa rontok

BENGKAK

Bengkak yang disebabkan oleh salah urat, terkilir, digigit serangga, kena benda tumpul, sakit gigi dll

Gejalanya :
Kulit membesar
Rasa pegal
Kadang menimbulkan panas dingin

Bahan :
Daun kecubung 1 lembar
Minyak kelapa secukupnya

Cara membuat :
Panaskan daun kecubung hingga layu kemudian diolesi minyak kelapa.

Cara menggukanan :
Tempelkan daun kecubung yang sudah diolesi minyak tadi pada bagian yang bengkak.

Bengkak yang disebebkan karena bernanah

Bahan :
Bawang putih beberapa siung
Minyak kelapa secukupnya

Cara membuat :
Bawang putih ditumbuk halus minyak dan cicampur dengan minyak kelapa.

Cara menggukanan :
Oleskan pada bagian yang bengkak, ulangi beberapa kali.

CACAR


Gejalanya :
Benjol-benjol pada kulit dan berisi air
Suhu badan naik
Gatal-gatal pada bagian yang kena cacar

Bahan :
Buah mengkudu (pace) 1 buah yang masak
Gula aren secukupnya

Cara membuat :
Buah mengkudu diperas dan disaring
Masukkan ke dalam gelas dan beri gula aren secukupnya
Cara menggunakan :
Diminum pagi, siang dan sore selama tiga hari atau lebih

Saran :
Jangan berangin-angin/ditempat yang dingin
Jaga kebersihan badan dan pakaian
Banyak makan sayuran dan buah
Jangan makan ikan laut
Banyak istirahat

Selasa, 05 Februari 2008

BAU MULUT


BAU MULUT DISEBABKAN OLEH GIGI

Bahan :

Bunga kapulaga 5 kuntum

Bunga sirih 5 kuntum

Bunga tanjung 3 kuntum

Cara membuat :

Semua ditumbuk halus kemudian diberi air 3 sendok makan lalu diperas dan masukkan kedalam gelas yang berisi air matang sebanyak ¼ gelas.

Cara menggunakan :

Gunakan untuk berkumur setelah makan 3 kali sehari, lakukan selama tiga hari berturut-turut.

BAU MULUT YANG DISEBABKAN GANGGUAN MULUT DAN TENGGOROKAN

Bahan :

Daun bluntas 1 genggam

Adas pulosari 1 sendok teh

Kapulaga 1 potong

Garam dapur ½ sendok teh

Cara membuat :

Semua ditumbuk halus dan diberi air panas secukupnya lalu disaring

Cara menggunakan :

Diminum 3 kali sehari selama 3 hari berturut-turut

Cara meminumnya ditahan sejenak dalam mulut, baru sedikit demi sedikit ditelan.

BAU KERINGAT

Bau keringat antara lain disebabkan oleh penyakit tertentu (penyakit dalam) seperti darah kotor, perut kotor, gangguan hati dan jantung

Bahan :

Kunyit 2 ibu jari

Air gula aren 2/3 gelas

Cara membuat :

Kunyit diparut halus, masukkan ke dalam gelas beris air gula aren dan diaduk hingga rata.

Biarkan beberapa saat hingga kunyit mengendap di dasar gelas

Cara menggunakan :

Diminum setiap malam sebelum tidur secara rutin tiap hari

Cara 2 :

Bunga melati 30 kuntum

Cara memebuat :

Masukkan bunga melati ke dalam gelas berisi air masak, ditutup dengan plastik yang dilubangi kecil-kecil lalu diembnkan selama semalam.

Cara menggunakan :

Minum air tersebut selama 5 hari berturut-turut setiap pagi

BATUK BIASA

Yang dimaksud batuk biasa disini adalah batuk yang disebabkan karena cuaca, udara dingin, hujan atau debu.

Gejalanya :

Batuk-batuk

Kepala pusing disertai dengan panas dingin

Tidur tidak nyenyak

Banyak mengeluarkan ludah

Bahan :

Jeruk nipis 1 buah

Bawang putih 3 gr

Madu murni 2 sendok makan

Cara membuat :

Jeruk nipis diperas, bawang putih ditumbuk halus ditambah air panas secukupnya lalu disaring, tambahkan madu diaduk hingga rata

Cara menggunakan :

Diminum 2 kali sehari pagi dan sore

ASMA


Asma adalah penyakit gangguan pernapasan, penyebabnya adalah alergi dari makanan, debu, udara yang dingin atau karena bawaan sejak lahir (turunan)

Gejalanya :

  1. Napas pendek, sesak dan berbunyi
  2. Badan pegal khususnya di dada
  3. Kepala terasa berat
  4. Sering batuk

Ramuan obat 1 :

- Kencur 25 gr

- Sirih 25 gr

- Alang-alang 10 gr

- Madu asli 1 sendok makan

- Air jeruk nipis 1 sendok teh

Cara membuat :

Kencur. Sirih, alang-alang direbus dengan 1 liter air hingga menjadi ½ liter

Cara menggunakan :

Setiap minum diambil ½ gelas dicampur dengan madu asli dan air jeruk nipis

Diminum sore/malam hari menjelang tidur

Ramuan obat 2 :

Bawang putih 5 siung

Madu asli 1 sendok makan

Cara membuat :

Bawang putih diiris-iris lalu direbus dengan air sebanyak 1 gelas hingga tinggal ½ gelas dan campur dengan 1 sendok madu asli

Cara menggunakan :

Diminum sekaligus tiap pagi dan sore hari selama 1 minggu

Saran :

Istirahat yang cukup

Mandi dengan air panas

Jangan berada di tepat yang dingin

Jauhkan dari hal-hal yang menimbulkan alergi

Jangan merokok

Jangan minum alcohol dan es

Olahraga pernapasan

AMBEIEN (WASIR)


Gejalanya ialah :

Poros usus terasa sakit, gatal dan menonjol keluar

Bila buang air besar keluar darah

Ramuan :

Kunyit 1 ibu jari

Daun pepaya 2 genggam

Lempuyang 2 biji

Daum manggis 1 genggam

Jeruk nipis secukupnya

Garam dapur secukupnya

Cara membuat :

Kunyit, daun pepaya, daum manggis dan lempuyang direbus dengan 1 liter air hingga tersisa ½ liter dan disaring airnya

Cara menggunakan :

Diminum sebanyak 1 cangkir ditambah dengan air jeruk nipis dan garam secukupnya

Diminum 3 kali sehari

Saran :

Jangan makan makanana yang keras, pedas, daging kambing, daging sapi, daging burung dan makanan yang mengandung minyak.

Jangan minum alcohol

Banyak makan buah-buahan terutama pepaya dan sayur-sayuran.

Jangan kerja terlalu berat

Istirahat yang cukup

Kayu Secang (Caesalpia sappan L.)

Nama Lokal :
Secang (Sunda), kayu secang, soga jawa (Jawa),;

BAGIAN YANG DIPAKAI:

Kayu dipotong-potong lalu dikeringkan (kulitnya dibuang).

KEGUNAAN / KHASIAT dapat mengobati :

Diare, disentri.

Batuk darah pada TBC.

Muntah darah, berak darah, luka berdarah, memar berdarah.

Luka dalam.

Sifilis, darah kotor,

Radang selaput lendir mata.

Malaria.

Pengobatan setelah bersalin.

Tetanus.

Pembengkakan (tumor),

Nyeri karena gangguan sirkulasi darah dan Ci.

PEMAKAIAN:

Untuk minum: 3-9 g, direbus.

Pemakaian luar: Kayu direbus, airnya untuk mencuci luka, luka berdarah atau dipakai untuk mencuci (merambang) mata yang meradang.

CARA PEMAKAIAN:

1. Pembersih darah:

Kerokan kayu ditambah ketumbar dan daun trawas, lalu direbus.

2. Diare / mencret:

5 g kayu dipotong kecil-kecil lalu direbus dengan 2 gelas air bersih

selama 15 menit. Setelah dingin disaring, dibagi menjadi 2 bagian.

Minum pagi dan sore hari.

3. Batuk darah pada TBC:

1 1/2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya,

rebus dengan 4 gelas air bersih sampai tersisa 2 1/4 gelas, Setelah

dingin disaring, minum. Sehari 3 x 3/4 gelas.

4. Radang salaput lendir mata:

2 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus

dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin

disaring, airnya dipakai untuk merambang mata yang sakit.

5. Berak darah:

1 jari kayu secang dicuci dan dipotong-potong seperlunya, rebus

dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin

disaring lalu diminum dengan madu seperlunya. Sehari 2 x 3/4 gelas.

Secang (Caesalpinia bonducella Flemm atau C sappan Linn), banyak tumbuh subur di bumi Indonesia, ditanam sebagai pagar hidup atau pohon liar. Pohonnya penuh duri, kayu gubal berwarna putih sedang bagian terasnya berwarna merah darah. Rendaman atau seduhan air panas kayu secang ini berwarna merah dikenal sebagai obat manjur penyakit yang ditandai keluarnya darah seperti demam berdarah, mimisan, muntah darah, berak darah bahkan penyakit darah tinggi, juga untuk menyembuhkan penyakit gula darah (DM), jantung, infeksi ginjal dan lever.

Untuk penyakit jantung, seduhan kayu secang ditambah daun Dewandaru dari Gunung Kawi, anak yang panas dapat didinginkan dengan mengompresnya dengan seduhan air secang. Penyakit stroke yang belum terlambat dapat diberi minuman rebusan kayu secang yang ditambah dengan pohon ceplukan dan sedikit adas pulowaras.

Untuk pengobatan penyakit kanker, rebusan secang ditambah serpihan tatal kayu setigi, nogosari dan segenggam rumput lidah ular atau jika tidak ada dapat diganti dengan buah makutha dewa. Kayu secang bertuah anti roh jahat, pelarisan dagangan dan menolak santet. Untuk pelarisan seyogyanya semua tempat barang dagangan dan lantai toko dipel dengan air rebusan secang dan bagian depan tempat usaha disiram dengan seduhan secang tiap pagi sebelum toko buka.

Google